BORNEONEWS, Sukamara – Menghindari penyakit diare yang disebabkan bakteri E coli  pada air Sungai Jelai, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara mengimbau masyarakat yang memanfaatkan air tersebut agar memasak atau merebusnya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

“Air sungai Jelai tidak boleh dikonsumsi secara langsung karena dapat membahayakan kesehatan,” pesan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Dampak Lingkungan DLH Sukamara Anderson A Kumpang, Kamis (2/2/2017).

Menurut Anderson, orang-orang tua terdahulu kebanyakan tidak menyukai air yang dimasak dengan alasan rasa dari air sungai tersebut berubah tidak enak di lidah, padahal jika untuk kesehatan air yang dimasak lebih baik jika dibanding air mentah.

“Kebiasaan seperti ini memang sulit untuk diubah, hanya saja karena air sungai kita sudah mengandung bakteri cukup tinggi kita berharap ini dapat diperhatikan,” tuturnya.

Saat memasak air sungai pun disarankan harus dilakukan dengan benar, agar semua bakteri yang terkandung dalam air benar-benar mati. Sebab jika dimasak begitu saja tanpa memperhatian kemasakan air tidak akan membuat bakteri E coli dan bakteri lainnya mati.

“Jadi masaklah air secara benar yakni hingga air tersebut benar-benar mendidih,” terangnya. (NORHASANAH/B-5)