PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Belanja Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp1.430.016.235.000 atau sekitar Rp1,43 triliun. Nilai tersebut meningkat dibandingkan belanja daerah pada APBD Tahun Anggaran 2026.

Hal itu disampaikan Anggota Banggar DPRD Kobar Muhammad Isro Wahyudin saat membacakan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna, Senin, 3 Agustus 2026.

Wahyudin mengatakan, belanja daerah tahun depan diproyeksikan naik sebesar Rp21.361.279.000 dibandingkan APBD Tahun Anggaran 2026 yang sebesar Rp1.408.654.956.000.

"Belanja daerah Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan sebesar Rp1.430.016.235.000 atau mengalami kenaikan sebesar Rp21.361.279.000 dibandingkan APBD Tahun Anggaran 2026," jelasnya.

Ia menjelaskan, anggaran belanja tersebut akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten Kobar, baik urusan wajib maupun urusan pilihan.

Belanja daerah itu meliputi belanja operasi yang terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah serta belanja bantuan sosial. Selain itu juga dialokasikan untuk belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

"Belanja modal meliputi belanja tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, jaringan dan irigasi, aset tetap lainnya serta aset lainnya," jelasnya.

Ia menambahkan, pada belanja transfer juga dialokasikan belanja bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah kepada pemerintah desa sebesar 10 persen dari target penerimaan pajak dan retribusi daerah. Selain itu terdapat bantuan keuangan berupa Alokasi Dana Desa yang besarannya mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Menurutnya seluruh proyeksi belanja tersebut disusun untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (WAHYU KRIDA/R)