KASONGAN –

BORNEONEWS, Katingan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi pelajar masih belum diterima oleh SMAN 1 Katingan Hulu. Pihak sekolah mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan agar program tersebut dapat diberikan kepada para siswa.

Kepala SMAN 1 Katingan Hulu, Dina Fahdiani mengatakan hingga saat ini program MBG belum diberikan kepada sekolah meskipun pengajuan telah disampaikan beberapa kali.

“Untuk MBG belum diberikan. Kami sudah mengajukan beberapa kali,” ujar Dina, saat dikonfirmasi Senin, 17 Agustus 2026.

Menurutnya program MBG sangat diharapkan dapat hadir di sekolah karena pemenuhan asupan gizi bagi pelajar menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang proses belajar dan tumbuh kembang siswa.

Dina berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait pengajuan tersebut, terutama mengingat kebutuhan pemenuhan gizi siswa tidak hanya menjadi persoalan di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Ia menilai pemerataan program menjadi penting agar manfaat MBG dapat dirasakan seluruh pelajar sesuai sasaran, termasuk siswa di SMAN 1 Katingan Hulu.

“Kami berharap pengajuan ini dapat menjadi perhatian dan MBG bisa segera direalisasikan untuk siswa kami,” katanya.

Pihak sekolah berharap ada kejelasan mengenai tindak lanjut pengajuan tersebut sehingga sekolah dapat mempersiapkan pelaksanaan program apabila nantinya mendapatkan penetapan sebagai penerima MBG. (MARINI/R)