BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Handil Manting, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Selasa siang, 6 Oktober 2026.
Api terlihat berkobar cukup hebat dan membakar semak-semak kering di kawasan tersebut. Kobaran api kemudian meluas dengan cepat akibat kondisi angin yang cukup kencang.
Situasi ini memicu kepanikan warga sekitar. Pasalnya, titik kebakaran berada tidak jauh dari permukiman sehingga api dikhawatirkan semakin mendekati rumah warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jarak kobaran api dengan sejumlah rumah warga bahkan hanya beberapa meter. Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman menjadi penting untuk mencegah api menjalar ke area permukiman.
Informasi mengenai kebakaran tersebut juga disebarkan untuk meminta bantuan personel tambahan. Dalam laporan lapangan disebutkan lokasi berada di Handil Manting Pal 15, Anjir Pasar.
"Telah terjadi kebakaran lahan di Handil Manting Pal 15 Anjir. Untuk titik air nyaman saja, akses jalan R4 bisa masuk. Bagi rekan-rekan yang tidak berkesibukan, bisa kerahkan anggotanya karena api mendekati permukiman," demikian informasi yang disampaikan salah satu relawan di lokasi.
Akses menuju lokasi disebut masih dapat dilalui kendaraan roda empat (R4). Kondisi ini memungkinkan petugas maupun relawan membawa peralatan pemadaman dan perlengkapan pendukung menuju titik api.
Hingga Selasa siang, upaya pemadaman masih berlangsung. Sejumlah petugas dan relawan dilaporkan telah bergerak menuju lokasi untuk membantu mengendalikan kobaran api.
Besarnya kobaran dan tiupan angin menjadi tantangan dalam penanganan karhutla tersebut. Pemadaman terus dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan masuk ke kawasan permukiman warga. (SABRIANOOR/R)









