PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II Komisi III DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, meminta pemerintah kota memperkuat perlindungan anak di kawasan Flamboyan Bawah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, serta terhindar dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

Menurutnya, perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama, terutama di kawasan permukiman yang membutuhkan penguatan layanan sosial dan pendampingan keluarga. 

"Pemerintah kota perlu memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan, kesehatan, pengasuhan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka," katanya, Senin, 19 Oktober 2026.

Sri Ani mendorong instansi terkait agar melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi anak-anak di Flamboyan Bawah. Pendataan diperlukan untuk mengetahui kebutuhan mereka, termasuk akses pendidikan, layanan kesehatan, kondisi keluarga, dan potensi risiko yang dapat mengancam keselamatan anak.

Ia juga meminta agar upaya perlindungan tidak hanya dilakukan melalui pendataan, tetapi dilanjutkan dengan program nyata. Dinas terkait perlu memperkuat pendampingan keluarga, edukasi pengasuhan, layanan konseling, serta mekanisme pelaporan yang mudah diakses apabila ditemukan kasus kekerasan atau penelantaran anak.

"Selain itu, kolaborasi antara pemerintah kota, pihak sekolah, tenaga kesehatan, pekerja sosial, dan masyarakat dinilai penting agar perlindungan anak berjalan secara terpadu. Penanganan juga harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak serta menjaga identitas dan privasi mereka," tambahnya.

Sri Ani berharap Pemko Palangka Raya dapat menyusun langkah perlindungan yang berkelanjutan di Flamboyan Bawah. Dengan perhatian dan pendampingan yang tepat, anak-anak di kawasan tersebut diharapkan memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. (MARINI/y)