BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi III DPRD Palangka Raya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kota Palangka Raya untuk menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan, terutama terkait Karhutla pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Palangka Raya, Jalan Ir. Soekarno, kawasan Lingkar Dalam, Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh. Sejumlah anggota DPRD turut hadir, di antaranya Arif M. Norkim dan Jati Asmoro, bersama jajaran lainnya.
Dalam rapat tersebut, Komisi III mengundang Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya untuk membahas tindak lanjut hasil kunjungan lapangan yang berkaitan dengan bidang kesehatan dan pendidikan.
"RDP ini menjadi forum bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk mengoordinasikan hasil temuan di lapangan serta membahas langkah yang perlu dilakukan oleh perangkat daerah terkait," kata Sri, Kamis, 22 Oktober 2026.
Melalui pertemuan tersebut, Sri mengharapkan dapat memperoleh penjelasan dari dinas terkait mengenai kondisi yang ditemukan saat kunjungan lapangan, termasuk upaya penanganan dan tindak lanjut yang telah atau akan dilaksanakan.
"Keterlibatan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan juga menjadi bagian penting dalam pembahasan, mengingat kedua perangkat daerah tersebut memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pelayanan dasar kepada masyarakat, terutama saat ini kita sedang dilanda Karhutla" tambahnya.
Selain meminta penjelasan, rapat dengar pendapat ini menjadi sarana bagi DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program dan pelayanan pemerintah daerah, khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan.
"Hasil pembahasan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Komisi III DPRD Kota Palangka Raya bersama pemerintah daerah untuk memastikan berbagai persoalan yang ditemukan dalam kunjungan lapangan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (MARINI/j)









