BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas melaksanakan program pertanian terpadu yang diperuntukkan bagi petani di lima Kecamtan non pasang surut. Program tersebut memanfaatkan lahan seluas 30 hektare.


"Kita akan fokuskan 30 hektare lahan untuk pertanian terpadu di lima Kecamatan pada kawasan non pasang surut." kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kapuas, Jarwadi, Kamis (2/2/2017).


Program pertanian terpadu holtikultura itu untuk menjawab keinginan petani yang selama ini mengaku kurang mendapat perhatian dari pemerintah.


"Nantinya di area pertanian tersebut akan kami tanam tumbuhan keras seperti rambutan, jeruk dan srikaya. Semua alsintan pupuk, bibit, pestisida serta penyuluh akan rutin memantau ke sana." ungkapnya.


Dia berharap, jumlah bantuan yang luasannya hanya 30 hektare tersebut untuk tahun selanjutnya bisa ditingkatkan. Program tersebut ditujukan untuk 10 hektare di kawasan Kapuas Hulu, kemudian lima hektare untuk masing-masing daerah seperti Kecamatan Pasak Talawang, Kecamatan Mandau Talawang, Kecamatan Timpah, dan Kecamatan Kapuas Tengah.


"Saat ini kami mencoba untuk 30 hektar pertanian terpadu holtikultura tanaman keras," jelas dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-11)