BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau Marukan bersyukur dengan pencapaian pembangunan wilayahnya, karena meskipun satu-satunya kabupaten yang lahir bukan dari daerah persiapan, yakni dari sebuah kecamatan, namun pembangunan di sini tetap sejajar dengan kabupaten lain di Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Lamandau ini kan satu-satunya kabupaten pemekaran yang lahir dari kecamatan (bukan dari daerah persiapan), persisnya gabungan dua kecamatan yakni Bulik dan Delang yang semula masuk pada teritori dan pemerintahan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Tapi siapa sangka jika pembangunannya tetap berkembang, sejajar dan bahkan dalam beberapa hal justru lebih unggul, hal ini tentu patut kita syukuri," kata Marukan saat memberi arahan kala membuka kegiatan rapat kerja (Raker) tahunan yang dihadiri seluruh camat, kepala desa (kades) dan seluru BPD se-kabupaten Lamandau, yang bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Nanga Bulik, Kamis (16/2/2017).
Marukan menyebut, sampai saat ini Lamandau telah berhasil mensejajarkan dirinya dengan kabupaten lain di Kalteng, baik sesama daerah pemekaran maupun daerah induk.
Hal itu, katanya, bahkan dibuktikan dengan telah diraihnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tiga tahun berturut-turut perihal pengelolaan keuangan daerah, yang bahkan sulit dicapai oleh daerah lain.
"Tak hanya itu, keberhasilan pembangunan juga dibuktikan dengan telah diraihnya beberpa prestasi prestisius, baik di level provinsi, regional maupun nasional. Kita banyak raih penghargaan, sampai lupa sudah ada berapa banyak," ujarnya Marukan disambut riuh tepuk tangan, kala itu.
Namun demikian, Murukan tetap mengingatkan bahwa pencapaian yang berhasil diraih ini bukan merupakan akhir dari segalanya. Karenanya, Bupati Lamandau dua periode itu tetap mengajak semua pihak terkait baik eksekutif, legislatif, yudikatif, dunia usaha dan masyarakat secara umum, untuk terus berupaya keras dan berkomitmen dalam memajukan daerah di berbagai sektor.
"Hakikat suksesnya pembangunan itu adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat, karenanya kita jangan cepat berpuas diri, tetaplah bekerja keras dan harus tetap haus akan informasi, masukan, saran dari pihak-pihak yang berkompeten," tukasnya. (HENDI NURFALAH/B-5)








