SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Masyarakat Desa Natai Sedawak sempat kaget saat didatangi petugas enumerator yang bertugas mendata Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas). Adapun program Rikesdas tersebut dimulai sejak 10 April 2018.

"Saya berterimakasih, namun jujur awalnya sempat kaget," kata Yokabus usai didata petugas enumerator, Kamis (12/4/2018).

Dia tidak menyangka tempat tinggalnya disambangi petugas kesehatan dalam melakukan survei tersebut. Meski demikian, dia tempat menyambut baik dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.

"Saya tidak menyangka ada survei seperti ini. Tapi rasanya memang perlu, dan kesehatan masyarakat harus meningkat," ujarnya.

Yokabus merupakan salah satu dari 400 rumah tangga sasaran di Kabupaten Sukamara yang akan didata petugas enumerator dalam Rikesdas 2018. Jumlah itu berdasarkan data dari BPS setempat. (NORHASANAH/B-11)