TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang- Plt Bupati Barito Timur Suriansyah beserta sejumlah staf Setda mendukung Polri dalam mengantisipasi penyebaran berita hoax atau bohong.

Suriansyah juga sepakat untuk menciptakan pilkada damai di Kabupaten Barito Timur. Pilkada yang berlangsung tanpa isu suku, agama, ras, dan golongan (SARA), serta permasalahan lainnya.

Penegasan itu ia sampaikan saat menanggapi langkah konkret pemkab dalam menyuarakan perang terhadap semua kampanye berbau SARA dan politik uang, sekaligus berita hoax.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur mendukung pilkada damai dan antisipasi hoax. Jujur saat ini berdemokrasi di era digital memang penuh tantangan walaupun bisa saja masih adanya politik uang dan isu SARA. Saya tegaskan politik uang dan isu SARA bisa membuat perpecahan,” tuturnya, Jumat (11/5/2018).

Suriansyah pun mengimbau semua pihak harus berkompetisi dan berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kedamaian. Masyarakat juga diminta bijaksana dalam menerima informasi sehingga tidak menebarkan berita yang tidak jelas kebenarannya.

--page

“Kita berdoa pilkada ini dapat berjalan dengan tertib dan damai. Kepada seluruh kandidat dan para pendukung untuk berpolitik dengan baik dan tidak sampai melakukan kampanye negatif serta money politic. Bila ada yang melakukan kampanye negatif dan money politic, tentu akan dikenakan sanksi pidana. Ingat jangan sebar berita hoax,” tegasnya.

Ia turut pula berharap tokoh lintas agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), aparat penegak hukum, dan unsur pemerintah bahu-membahu mengatasi masalah hoax yang belakangan terus berkembang di tengah masyarakat.

”Intinya kami mendukungan pemberantasan berita palsu atau hoax lewat media sosial. Semua pihak termasuk masyarakat saat ini bergerak memerangi hoax. Saya juga harapkan media mainstream bisa memferivikasi kabar bohong yang beredar. Jadi pilkada damai yes dan berita hoax no,” pungkas Surianysah. (PRASOHO EKO APRIANTO/B-3)