BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menyarankan dinas perindustrian dan perdagangan melakukan tera ulang milik pengepul karet dan rotan.
Karena menurut politisi Golkar ini diduga masih ada praktik curang yang merugikan petani. Tera yang tidak dikontrol dengan baik akan memberikan kesempatan kepada pengepul untuk bermain, sehingga petani dikorbankan.
Selama ini Rudianur belum melihat aksi pengawasan dan pembinaan dari pemerintah daerah, padahal para petani sangat mengharapkan adanya pembinaan.
"Petani mencari hasil yang maksimal banting tulang tiap hari. Namun karena ada oknum pengepul yang timbangannya curang, sehingga hasil petani tidak sesuai dengan harapan," ujarnya.
Rudianur mendesak pemerintah daerah bisa menaungi para pelaku pasar hasil alam seperti karet dan rotan agar tidak ada yang bermain curang dan selalu menjadi keluhan di kalangan petani. (NACO/B-6)
Karena menurut politisi Golkar ini diduga masih ada praktik curang yang merugikan petani. Tera yang tidak dikontrol dengan baik akan memberikan kesempatan kepada pengepul untuk bermain, sehingga petani dikorbankan.
Selama ini Rudianur belum melihat aksi pengawasan dan pembinaan dari pemerintah daerah, padahal para petani sangat mengharapkan adanya pembinaan.
"Petani mencari hasil yang maksimal banting tulang tiap hari. Namun karena ada oknum pengepul yang timbangannya curang, sehingga hasil petani tidak sesuai dengan harapan," ujarnya.
Rudianur mendesak pemerintah daerah bisa menaungi para pelaku pasar hasil alam seperti karet dan rotan agar tidak ada yang bermain curang dan selalu menjadi keluhan di kalangan petani. (NACO/B-6)








