BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Hary Rahmad Panca Setia menilai ekonomi masyarakat masih lemah. Maka dari itu, dia mendorong agar pemerintah memikirkan langkah sehingga masyarakat dibantu modal usaha.
Dia berharap, akses permodalan masyarakat diperbanyak dan dipermudah di lembaga keuangan.
Hary mengatakan, pemerintah harus fokus dalam pembangunan ekonomi, kesulitan ekonomi itu sangat terasa di tingkat masyarakat, daya beli mengalami penurunan belakangan ini. Bahkan tak bisa dipungkiri angka kriminal menjadi meningkat karena imbasnya.
Dia menyebutkan, pembangunan sektor ekonomi itu tertuang dalam berbagai kebijakan yang sudah dirumuskan pemerintah selama ini.
"Namun sayang implementasi di lapangan saat ini masih belum terasa sama sekali," kata dia, Rabu (4/4/2018).
--page
Anggota Komisi IV DPRD Kotim menambahkan, jika sebelumnya skala prioritas di daerah ini soal penataan kota, selanjutnya harus dilakukan pembangunan penguatan ekonomi masyarakat khususnya kelas bawah.
"Contoh program penguatan ekonomi itu seperti pembangunan infrastruktur penunjang dikawasan pertanian, kemudahan akses permodalan di perbankan hingga kepada optimalisasi jamkrida," tandasnya.
Di sisi lain, terkait kebijakan presiden Joko Widodo yang membagikan sertifikat gratis sangat membantu masyarakat. Akses modal di perbankan akan lebih mudah. Dari itu ia berharap program itu terus berkelanjutan ke depannya, sebagai solusi pemecahan masalah kemiskinan yang berkepanjangan saat ini. (NACO/B-11)
Foto: Anggota DPRD Kotim, Hary Rahmad Panca Setia








