BORNEONEWS, Puruk Cahu - Deks Pilkasa Kabupaten Murung Raya (Mura) menilai, kondisi perekonomian masyarakat yang lesu bisa memengaruhi tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Murung Raya 2018.
Beberapa pekan terakhir Desk Pilkada Mura gencar melakukan kunjungan memantau kesiapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mura periode 2018 – 2023 yang digelar 27 Juni mendatang.
Di mana dalam beberapa pemantauan di sejumlah kecamatan, Deks Pilkada melihat terkait persiapan pelaksanaan Pilkada belum ada kendala yang berarti, namun yang harus diperhatikan adalah tingkat partisipasi masyarakat untuk memberikan hak pilihnya dirasa mengkhawatirkan.
Sebagaimana diungkapkan Ketua Desk Pilkada Mura Syarkawi H Sibu, Kamis (5/5/2018), ia melihat ada kekhawatiran tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS.
Salah satu yang menjadi pengebabnya adalah persoalan ekonomi masyarakat yang saat ini tiak begitu baik sehingga masyarakat bisa kurang antusias untuk berpartisipasi dalam Pilkada.
--page
“Kami menganalisa, tingkat ekonomi masyarakat bisa menjadi penyebab partisipasi kurang, karena saat ini masyarakat kebanyakan hanya fokus mencari nafkah saja, dan kurang begitu antusias melihat Pilkada Mura” tuturnya.
Apalagi jelasnya, banyak masyarakat di Mura yang bekerja mencari nafkah bukan di kota, namun di ladang, atau tempat penambangan emas yang notabenenya tersisolasi dari berbagai arus informasi termasuk informasi terkait Pilkada.
Karenanya, dirinya memprediksi aspek ekonomi akan sangat mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS dan memberikan hak suaranya, karena selain lebih memilih bekrja mencari nafkah, masyarakat juga tidak berminat lantaran tidak mengikuti rangkaian tahapan Pilkada termasuk tahapan kampanye.
“Sehingga kalau nanti benar tingkat pemilih di Kabupaten Mura rendah, analisa kami bukan karena masyarakat apatis dan tidak mmau memilih, namun masyarakan harus fokus menghadapi persoalan ekonomi dan memilih fokus bekerja” tuturnya.
Dirinya mengungkapkan selama ini partisipasi pemilih di Mura tidak pernah ebih dari 70 persen, di berbagai event pemilihan atau event pesta demokrasi, ini menjadi catatan tersendiri dan harus menjadi perhatian serius.
--page
Dalam hal ini, Deks Pilkada ungkap Sekretaris Daerah akan melakukan koordinasi terkait permasalahan meningkatkan partisipasi pemiliih, karena berbagai kendala tersebut pasti ada solusinya dan bisa dimusyawarahkan bersama.
Karena dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih, tentu KPU dan Panwas dalam hal ini sebagai penyelenggara Pilkada tiddak bisa bekerja sendiri, apalagi untuk mendorong partisipasi pemilih adalah tugas bersama seluruh komponan dan lembaga. (TRISNO/B-5)








