BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Supriadi MT sepakat jika forum CSR bentukan pemkab dibubarkan. Pasalnya, sudah dua tahun ini, forum itu dinilai tidak ada kontribusinya juga.
"Alasan forum CSR tidak jalan karena tidak ada anggaran. Kalau seperti itu, sedikit-sedikit anggaran, lebih baik bubarkan saja," kata Supriadi, Sabtu (21/4/2018).
Bahkan ia melihat semangat awalnya berdirinya forum itu tidak tercapai sama sekali. Forum CSR dianggap organisasi stagnan selama ini.
Supriadi mengatakan, jika dalam pertemuan pemkab serta sejumlah manajemen perusahaan beberapa waktu lalu, terungkap selama ini pelaksanaan CSR terkesan asal-alasan dan tidak terarah.
Sementara di sisi lain pemerintah mengklaim sudah membentuk forum sebagai wadah koordinasi dan komunikasi CSR. Namun, pembentukan itu hanya sekadar organisasi tanpa kontribusi.
Padahal sangat diharapkan pelaksanaan CSR lebih terkoordinasi. Pemerintah tidak bisa lepas tangan dalam fungsi pelaksanaanya ini agar CSR bisa terarah dan terlaksana dengan baik. (NACO/B-11)








