TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) bupati-wakil bupati Barito Timur Ampera AY Mebas-Habib Said Abdul Saleh  (AMAS) melaporkan ke Panwaslih setempat atas dugaan banyak daftar pemilih tetap (DPT) yang ganda.

Ketua Tim Pemenangan AMAS Ariantho S Muller didampingi kuasa hukum  tim AMAS  Bidang Advokasi Hussain  Shahzdiman SH menyampaikan  laporan pengaduan  tentang dugaan  pelanggaran kekeliuran  input data DPS dan DPT yang dilakukan oleh KPU pada proses  pemutahiran data pemilih  yang tertuang dalam berita  acara  nomor 65/PI.03.1-BA/6213/KPU -KAB/IV/2018  tentang rekapitulasi  dan penetapan daftar  pemilih  hasil perbaikan (DPSHP) menjadi Daftar Pemilih  tetap (DPT) .

"Kami  tim  pemenangan  AMAS didampingi  konsultan  hukum bidang advokasi  secara resmi  menyampaikan  laporan pengaduan adanya dugaan 282 pemilih  ganda yang terdapat  dalam daftar  pemilih tetap (DPT)," kata Ariantho di Panwaslih, Selasa (22/5/2018). 

Menurut Ariantho, jumlah DPS yang diduga ganda tersebut ditemukan di tiga  kecamatan, yakni  Dusun Tengah, Raren Batuah dan Awang. 

Temuan itu sebutnya diperoleh dari data tim pemenangan dari  web KPUD Bartim. 

--page

"Kita temukan adanya indikasi pemilih ganda dengan nama dan nomor induk kependudukan (NIK)  yang sama ada sebanyak 282 ganda. Sehingga kasus ini kami laporkan ke Panwaslih setempat dengan agar segera  ditindak lanjuti," tegas Ariantho. 

Hussain  Sahzdiman menambahkan, selain DPT  yang diduga ganda, tim juga melaporkan adanya ratusan  daftar pemilih yang diduga tidak valid,  sehingga hal ini harus ditindaklanjuti supaya tidak bermasalah diperolehan suara hasil pemenang pemilu nantinya.

"Temuan itu harus menjadi bahan koreksi  bagi Panwaslih untuk menyurati  komisioner KPU  untuk  memperbaiki  DPT Pilkada Kabupaten Bartim," pintanya. 

Ketua Panwaslih Barito Timur Daniwandra berjanji akan menindaklanjuti apa yang menjadi  laporan tim pemenangan AMAS.

"Laporan ini pasti ditindaklanjuti dalam waktu lima hari, sejak laporan diterima," tukasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-5)